iSeller x Goola Talkshow: Bisnis F&B Siap Menghadapi Industry 4.0

Dunia perindustrian di Indonesia sekarang sudah mulai memasuki Revolusi Industri ke 4 atau Industry 4.0. Revolusi industri ke 4 ini sendiri mengedepankan automasi sistem bisnis menggunakan internet untuk menciptakan sebuah sistem digital. Di era Industry 4.0 ini, alur pertukaran data, komunikasi digital dan automasi sistem bisnis menjadi poin utama dalam menjalankan bisnis. Sistem manual sekarang mulai ditinggalkan dan beralih ke sistem yang lebih otomatis dan tidak perlu terlalu banyak campur tangan manusia.

insta2

Revolusi ini tentunya memiliki tantangan-tantangan tersendiri bagi para pebisnis, tidak terkecuali bisnis F&B. Jika berbicara dari sisi pelanggan, sekarang ini semua orang suka sesuatu yang instan dan cepat, serta tidak suka hal-hal yang ribet. Siapa sih yang suka mengantri panjang hanya untuk membeli segelas minuman misalnya? Pembayaran digital-pun semakin digandrungi, bahkan tidak jarang orang yang sekarang tidak membawa uang tunai atau cash kemana-mana dan lebih mengandalkan handphone sebagai dompet digital. Bagaimana jika restoran atau cafe kamu tidak bisa memberikan kemudahan yang masyarakat inginkan saat ini? Lambat laun bisnis kamu bisa tergilas oleh mereka yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Sementara dari sisi bisnis pun, biaya yang dibutuhkan untuk sumber daya manusia semakin lama semakin meningkat. Yakin kamu ingin tetap menggunakan banyak karyawan karena sistem bisnis kamu yang masih manual?

DSCF0326

Nah, iSeller bersama dengan Goola memberikan solusi untuk kamu yang kebingungan menghadapi revolusi industri ini. Pada event talkshow bertema Introducing Industry 4.0 for F&B Business yang kami adakan tanggal 27 November 2019 kemarin, CCO iSeller, Kevin Ventura bersama dengan Senior Business Development iSeller, Andreas Christanto memperkenalkan sebuah sistem digital yang powerful banget, yaitu iSeller Digital Kiosk for F&B. Sistem ini merupakan solusi tepat untuk menjawab semua permasalahan-permasalahan diatas. Dihadiri juga oleh Kevin Susanto, CEO dan Co-Founder dari Goola yang membagikan pengalaman Goola dalam menghadapi Industry 4.0 ini menggunakan sistem digital kiosk. Yuk, kita simak bersama-sama bagaimana cara bisnis F&B menghadapi revolusi industri ini ala Goola dan iSeller!

Sistem penjualan mandiri, berikan pengalaman berbeda kepada pelanggan

DSCF0395

Goola merupakan bisnis yang menjual minuman-minuman tradisional Indonesia yang dikemas secara modern. Dengan konsep unik seperti ini, Goola sempat menggemparkan Indonesia dan sekarang sudah menjadi salah satu brand minuman ternama. Selain menawarkan konsep minuman yang unik, Goola menawarkan sebuah experience yang berbeda dibandingkan gerai-gerai minuman lainnya, yaitu pengalaman memesan sendiri menggunakan iSeller Digital Kiosk. Sistem digital kiosk yang diusung oleh iSeller mengedepankan kemandirian dalam pemesanan produk. Pelanggan tidak perlu lagi kasir untuk memesan karena mereka bisa memesan bahkan langsung membayar produk minuman mereka sendiri. Pengalaman memesan sendiri inilah yang merupakan salah satu nilai lebih Goola dibandingkan gerai-gerai lainnya yang masih menggunakan sistem kasir.

Selain bisa memesan sendiri, pembayaran digital yang merupakan fitur utama iSeller Digital Kiosk ini juga menjadi poin penting dalam alur pemesanan. Dengan mendukung berbagai pembayaran digital seperti Go-Pay, OVO dan DANA, pelanggan tidak perlu repot membawa uang cash dan menunggu kembalian dari kasir. Mereka hanya perlu membawa handphone untuk membayar dan voila! Pesanan akan langsung otomatis diproses oleh dapur!

Tingkatkan efektifitas dengan mengurangi kebutuhan sumber daya manusia

DSCF0329

Selain untuk meningkatkan pengalaman dalam pemesanan, Goola juga meningkatkan efektifitas bisnis mereka dengan mengurangi human resource atau sumber daya manusia. Kevin Susanto mengatakan salah satu alasan kenapa mereka menerapkan sistem digital kiosk ini adalah, “…untuk mengurangi human resource, karena yang sudah di mention sebelumnya, UMR/UMP semakin naik setiap tahunnya, jadi itu one of the way to reduce the human resource juga.” Karena pelanggan bisa memesan sendiri produk mereka menggunakan sistem digital kiosk ini, jumlah kasir yang diperlukan untuk melayani pembelian bisa dikurangi dan difokuskan untuk melayani pembelian dengan tunai. Dengan begitu, biaya yang dibutuhkan untuk membayar tenaga kerja manusia dapat berkurang tanpa mengurangi pendapatan. Bisnis menjadi lebih efektif dan cost-friendly.

Memperkecil resiko terjadinya kesalahan dan kecurangan

DSCF0287

Yang namanya manusia, bisa saja melakukan kesalahan. Akan sulit bagi pengusaha untuk selalu memantau kinerja karyawan mereka. Sistem digital kiosk ini merupakan suatu solusi jitu dalam mengurangi resiko kesalahan dan kecurangan oleh manusia. Andreas Christanto, Senior Business Development dari iSeller memberikan ilustrasi pemberian promosi kepada pelanggan. Anggaplah kamu ingin mengadakan suatu program promosi atau diskon dengan beberapa ketentuan. Kalau kamu masih menggunakan sistem kasir manual, bisa saja kasir kamu atau karyawan kamu salah dalam menginformasikan program yang sedang berjalan. Namun, dengan digital kiosk ini, kamu bisa mengatur sendiri promosi dan diskon seperti apa yang ingin dijalankan dan akan langsung diimplementasikan langsung ke mesin. Sehingga resiko terjadinya kesalahan oleh manusia menjadi semakin kecil!

DSCF0405

Peserta pun bisa melakukan tanya jawab langsung ke ketiga speaker, Kevin Susanto, Kevin Ventura dan Andreas Christanto seputar sistem digital kiosk ini serta mengenai bagaimana Goola mengembangkan bisnisnya ditengah-tengah revolusi industri ini. Kami pun memberikan penawaran spesial khusus untuk peserta yang hadir. Menarik kan? Jangan sedih kalau kamu kelewatan, masih banyak kok event-event lainnya yang akan kami adakan. Yuk, kunjungi website iSeller dan jangan lupa berlangganan supaya kamu tidak kelewatan informasi seputar event kami. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!